Sabtu, 04 Maret 2017

LATAR BELAKANG KEWARGANEGARAAN





LATAR BELAKANG KEWARGANEGARAAN

Latar Belakang diadakannya kewarganegaraan adalah bahwa semangat perjuangan bangsa yang merupakan kekuatan mental spiritual telah melahirkan kekuatan yang luar biasa dalam masa perjuangan fisik, sedangkan dalam menghadapi globalisasi untuk mengisi kemerdekaan kita memerlukan perjuangan nono fisik sesuai dengan bidang profesi masing2. Perjuangan ini dilandasi oleh nilai2 perjuangan bangsa sehingga kita tetap memiliki wawasan dan kesadaran bernegara, sikap dan prilaku yang cinta tanah air dan mengutamakan persatuan serta kesatuan bangsa dalam rangka bela negara demi tetap utuh dan tegaknya NKRI.
Kompetensi/kemampuan yang diharapkan dari Pendidikan Kewarganegaraan adalah:
Bahwa dengan pendidikan kewarganegaraan dimaksudkan agar kita memiliki wawasan kesadaran bernegarauntuk bela negara dan memiliki pola pikir, pola sikap dan prilaku sebagai pola tindak yg cinta tanah air berdasarkan Pancasila, semua itu diperlukan demi tetap utuh & tegaknya NKRI.


TUJUAN KEWARGANEGARAAN

Untuk menumbuhkan wawasan dan kesadaran bernegara, sikap serta perilaku cinta tanah air dan bersendikan kebudayaan, wawasan nusantara serta ketahanan nasional dalam diri para mahasiswa sebagai calon sarjana yang sedang mengkaji dan akan menguasai IPTEK dan Seni.

A.) Pengertian bangsa

1. Bangsa adalah Orang-orang yang memiliki kesamaan asal keturunan, adat istiadat, bahasa dan sejarah serta berpemerintahan sendiri.

2. Bangsa adalah Kumpulan manusia yang terikat karena kesatuan bahasa & wilayah tertentu di muka bumi. Bangsa Indonesia adalah sekelompok manusia yg mempunyai kepentingan yg sama & menyatakan dirinya sebagai satu bangsa serta berproses dalam satu wilayah yg disebut nusantara Indonesia.

B.) Pengertian negara

1. Negara adalah Suatu organisasi dari sekelompok manusia yang bersama-sama mendiami satu wilayah tertentu dan mengakui adanya satu pemerintahan yang mengurus tata tertib serta keselamatan sekelompok atau beberapa kelompok manusia tersebut.

2. Negara adalah Satu perserikatan yang melaksanakan satu pemerintahan melalui hukum yang mengikat masyarakat dengan kekuasaan untuk memaksa untuk ketertiban sosial.

Proses bangsa yang bernegara adalah memberikan gambaran tentang terbentuknya bangsa dimana kelompok manusia didalamnya bagian dari bangsa, negara merupakan organisasi yg mewadahi bangsa trsbut berdasarkan pentingnya keberadaan negara sehingga tumbuhlah kesadaran utk mempertahankan keutuhan negara melalui upaya bela negara. upaya ini dapat terlaksana dngan baik apabila tercipta pola pikir,pola sikap & tindak perilaku bangsa yg berbudaya yang memotivasi keinginan untuk membela negara.

Atau dapat disimpulkan bahwa tujuan kewarganegaraan adalah sebagai berikut :

1.    Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta menghayati nilai-nilai falsafah bangsa.
2.    Berbudi pekerti luhur, berdisiplin dalam masnyarakat berbangsa dan bernegara.
3.    Rasional, dinamis, dan sabar akan hak dan kewajiban warga negara.
4.    Bersifat profesional yang dijiwai oleh kesadaran bela negara.
5.   Aktif memanfaatkan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni untuk kepentingan kemanusiaan, bangsa dan negara.


OBJEK PEMBAHASAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN

Objek Pembahasan Pendidikan KewarganegaraanSetiap ilmu harus memenuhi syarat-syarat ilmiah, yaitu berobjek, mempunyai metode, sistematis dan bersifat universal.Objek pengetahuan ilmu yang ilmiah itu harus jelas baik material maupun formalnya.Objek material adalah bidang sasaran yang dibahas dan dikaji oleh suatu bidang atau cabang ilmu.Sedang objek formal sudut pandang tertentu yang dipilih atau yang dijadikan ciri untuk membahasobjek material tersebut.Objek material dari Pendidikan Kewarganegaraan adalah segal ahal yang berkaitan dengan warganegara baik yang empirik maupun yang non empirik, yang berupa wawasan, sikap dan perilaku warganegara dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sedang objek formalnya adalah mencakup duasegi, yaitu:Segi hubungan antara warga negara dengan negara (termasuk hubungan antara warga negara).Segi pembelaan negara.Objek pembahasan Pendidikan Kewarganegaraan menurut Keputusan Dirjen Pendidikan Tinggi No.267/Dikti/Kep/2000, pokok-pokoknya adalah sebagai berikut:

1. Pengantar Pendidikan Kewarganegaraan, mencakup:

- Hak dan kewajiban warga Negara.
- Pendidikan Pendahuluan Bela Negara.
- Demokrasi Indonesia.
- Hak asasi manusia.
- Wawasan nusantara.
- Ketahanan nasional.
- Politik dan strategi nasional

Negara adalah suatu wilayah di permukaan bumi yang kekuasaannya baik politik, militer, ekonomi, sosial maupun budayanya diatur oleh pemerintahan yang berada di wilayah tersebut. Negara juga merupakan suatu wilayah yang memiliki suatu sistem atau aturan yang berlaku bagi semua individu di wilayah tersebut, dan berdiri secara independent.

Syarat primer sebuah negara adalah memiliki rakyat, memiliki wilayah, dan memiliki pemerintahan yang berdaulat. Sedangkan syarat sekundernya adalah mendapat pengakuan dari negara lain.

Negara adalah pengorganisasian masyarakat yang mempunyai rakyat dalam suatu wilayah tersebut, dengan sejumlah orang yang menerima keberadaan organisasi ini. Syarat lain keberadaan negara adalah adanya suatu wilayah tertentu tempat negara itu berada. Hal lain adalah apa yang disebut sebagai kedaulatan, yakni bahwa negara diakui oleh warganya sebagai pemegang kekuasaan tertinggi atas diri mereka pada wilayah tempat negara itu berada.


ASAS-ASAS KEWARGANEGARAAN

Berikut adalah asas-asas kewarganegaraan :

1.) IUS SOLI

Asas ius soli adalah asas yang menentukan kewarganegaraan seseorang berdasarkan Negara tempat kelahiran.
Contoh : Misalkan ada seseorang anak yang lahir di wilayah Negara republik Indonesia,dan di Indonesia berlaku asas ius soli,maka anak tersebut secara otomatis menjadi WNI,karena lahir di indonesia.

2.) IUS SANGUINIS

Asas ius saguinis adalah asas yang menentukan kewarganegaran seseorang berdasarkan keturunan,bukan berdasarkan Negara tempat kelahiran.
Contoh : Misalkan ada seseorang anak yang lahir dari perkawinan yang sah dari seorang ayah dan ibu WNI,dan Indonesia memakai asas ius sanguinis,maka anak tersebut menjadi WNI,karena ikut kewarganegaraan orang tuanya.

3.) Karena permohonan Yang dimaksud adalah permohonan menjadi WNI terutama diperuntukkan bagi anak di luar perkawinan dan kepada anak keturunan asing yang menjadi penduduk negara atau lahir dari seorang penduduk negara.

4.) Karena pewarganegaraan Apabila menjadi WNI karena permohonan diperuntukkan bagi anak, maka menjadi WNI karena pewarganegaraan diperuntukkan bagi orang asing yang sudah dewasa.


STATUS KEWARGANEGARAAN

1.) Kewarganegaraan apatride
Status kewarganegaran apatride adalah keadaan dimana seseorang tidak mempunyai kewarganegaraan,atau keadaan dimana seseorang tidak menjadi warganegara salah Satu Negara manapun.

2.) Kewarganegaraan bipatride
Status kewarganegaraan bipatride adalah suatu keadaan  dimana seseorang mempunyai kewarganegaraan ganda(mempunyai 2 kewarganegaraan).

3.) Kewarganegaraan multipatride
Status kewarganegaraan multipatride adalah suatu keadaan dimana seseorang mempunyai kewarganegaraan lebih dari dua status warga negara, yaitu seseorang yang (penduduk) yang tinggal diperbatasan antara dua negara.

4.) Naturalisasi
Naturalisasi adalah suatu perbuatan hukum yang dapat menyebabkan seseorang memperoleh status kewarganegaraan, misalnya seseorang memperoleh status kewarganegaraan akibat dari pernikahan, mengajukan permohonan, memilih atau menolak status kewarganegaraan. Naturalisasi ada yang bersifat aktif yaitu  seseorang yang dapat menggunakan hak opsi untuk memilih atau mengajukan kehendak untuk menjadi warga Negara dari suatu negara. Sedangkan, hak pasif adalah seseorang tidak mau diwarganegarakan oleh suatu negara atau tidak mau diberi status warga negara , maka yang bersangkutan menggunakan hak repudiasi yaitu untuk menolak pemberi kewarganegaraan tersebut.



REFERENSI : 

https://donawan.wordpress.com/2012/04/04/latar-belakang-kewarganegaraan/
https://yunitapratiwidotme.wordpress.com/2013/05/28/latar-belakang-pendidikan-kewarganegaraan-4/
http://desfajarani.blogspot.co.id/2016/03/latar-belakang-kewarganegaraan.html



Jumat, 27 Januari 2017

ANALISIS RADIO CITY MUSIC HALL

RADIO CITY MUSIC HALL


  • SEJARAH

Radio City Music Hall adalah tempat hiburan terkemuka di Rockefeller Center di New York City. Nama julukannya adalah Panggung pertunjukan Amerika, dan untuk suatu waktu merupakan tujuan wisata utama di kota ini. Bagian interiornya dinyatakan sebagai landmark New York City pada 1978.

Nama "Radio City" dan "Radio City Music Hall" berasal dari salah satu penyewa pertama kompleks ini, the Radio Corporation of America. Radio City Music Hall adalah proyek Rockefeller, Samuel Roxy Rothafel yang sebelumnya membuka Roxy Theater pada 1927, dan ketua RCA David Sarnoff. RCA telah mengembangkan banyak studio untuk NBC di 30 Rockefeller Plaza, tepat di sebelah selatan dari Music Hall, dan kompleks radio-TV yang memberikan nama kepada Music Hall ini masih dikenal sebagai Studio Radio City NBC.

Pada 15 Januari 2000, Radio City Music Hall menjadi tuan rumah untuk acara olahraganya yang pertama, sebuah pertandingan tinju yang menampilkan juara kelas berat ringan yang tidak terbantahkan, Roy Jones, Jr. yang mengalahkan David Telesco dalam acara utamanya, dan dalam pertandingan sampingan, petinju kelas berat David Izon mengalahkan Derrick Jefferson.

New York Liberty memainkan beberapa pertandingan kandang mereka pada 2004 di Radio City sementara Madison Square Garden sedang direnovasi untuk Konvensi Nasional Partai Republik.

DENAH RADIO CITY MUSIC HALL



Kompleks seluas 49.000 m² di midtown Manhattan ini yang dikenal sebagai Rockefeller Center dibangun antara 1929 dan 1940 oleh John D. Rockefeller, Jr., di atas sebidang tanah yang disewa dari Universitas Columbia. Rockefeller mulanya merencanakan sebuah gedung opera di lokasi ini, namun ia berubah pikiran setelah jatuhnya Bursa Saham 1929

POTONGAN RADIO CITY MUSIC HALL



STAGE RADIO CITY MUSIC HALL




Radio city music hall terdiri dari 4 buah stage :

·        Orchestra
Diperuntukan untuk para komposer dan para musisi pada suatu acara music. Dibagian ini para anggota diposisikan menghadap ke penonton dan dipimpin oleh seorang komposer dibagian depan

·         First mezzazine
Diperuntukan oleh penonton untuk kelas tertinggi, atau dapat di sebut tribun VVIP.

·         Second mezzanine
Diperuntukan oleh penonton untuk kelas tertinggi, atau dapat di sebut tribun VIP.

·         Third mezzanine
Diperuntukan oleh penonton untuk kelas tertinggi, atau dapat di sebut tribun reguler.



INTERIOR RADIO CITY MUSIC HALL








Kamis, 01 Desember 2016

TIPOLOGI RUMAH SAKIT UMUM PUSAT FATMAWATI




A.      PENGERTIAN RUMAH SAKIT

·   Secara umum
Rumah sakit adalah suatu organisasi kompleks yang menggunakan Perpaduan peralatan ilmiah yang rumit dan khusus, yang difungsikan oleh kelompok tenaga terlatih dan terdidik dalam menghadapi masalah-masalah yang berkaitan dengan pengetahuan medic modern untuk tujuan pemulihan dan pemeliharaan kesehatan yang baik.

·   Menurut kementrian kesehatan
Sarana upaya kesehatan dalam menyelanggarakan kegiatan pelayanan kesehatan serta dapat dimanfaatkan untuk pendidikan tenaga kesehatan dan penelitian

·         Menurut WHO
suatu bagian yang menyeluruh lengkap kepada masyarakat baik kuratif maupun rehabilitative dimana output layanannya menjangkau pelayanan keluarga dan lingkungan rumah sakit juga merupakan pusat pelatihan tenaga kesehatan serta untuk penelitian biososial

B.      TIPE TIPE RUMAH SAKIT

·    Rumah Sakit Tipe-A
Rumah sakit tipe-A adalah rumah sakit yang mampu memberikan pelayanan kedokteran spesialis dan subspesialis luas. Oleh pemerintah, RS tipe-A ini telah ditetapkan sebagai tempat pelayanan rujukan tertinggi (Top Refetral Hospital).

·    Rumah Sakit Tipe-B
Rumah sakit tipe-B adalah RS yang mampu memberikan pelayanan kedokteran spesialis luas dan subspesialis terbatas. Direncanakan RS tipe-B  didirikan disetiap ibukota Propinsi (Provincial Hospital) yang menampung pelayanan rujukan RS Kabupaten.

·    Rumah Sakit Tipe-C
Rumah Sakit Tipe-C adalah RS yang mampu memberikan pelayanan kedokteran spesialis terbatas. Pada saat ini ada empat macam pelayanan spesialis yang disediakan yaitu pelayanan penyakit dalam, pelayanan bedah, pelayanan kesehatan anak serta pelayanan kebidanan dan kandungan.

·    Rumah Sakit Tipe-D
Rumah sakit tipe-D adalah RS yang bersifat transisi karena pada suatu saat akan ditingkatkan menjadi RS tipe-C. Pada saat ini kemampuan  RS tipe-D hanyalah memberikan pelayanan kedokteran umum dan kedokteran gigi.

·   Rumah Sakit Tipe-E
Rumah sakit tipe-E adalah RS khusus (special hospital) yang menyelenggarakan hanya satu macam pelayanan kedokteran saja (Azwar, 1996 : 89-90).



C.      FUNGSI RUMAH SAKIT

Berdasarkan keputusan Mentri Kesehatan RI No.983/Menkes/per/II 1992 "tugas rumah sakit adalah melaksanakan upaya kesehatan serta berdaya guna dan berhasil guna dengan mengutamakan upaya penyembuhan dan pemulihan yang di laksanakan secara serasi dan terpadu dengan upaya peningkatan dan pencegahan serta melaksanakan upaya rujukan".    
Untuk melaksanakan tugas tersebut, rumah sakit memiliki fungsi yaitu:

· Fungsi perawatan
Meliputi promotif (Peningkatan kesehatan), prefentif (Pencegahan penyakit), kuratif (Penyembuhan penyakit), rehabilitataif (Pemulihan penyakit),penggunaan gizi,pelayanan pribadi,dll.

· Fungsi Pendidikan
Critical right (Penggunaan yang tepat meliputi : tepat obat, tepat dosis, tepat cara pemberian, dan tepat diagnosa).

· Fungsi Penelitian
Pengetahuan medis mengenai penyakit dan perbaikan pelayanan rumah sakit (Depkes RI).

D.      RUANGAN PADA RUMAH SAKIT

             Ruangan pada rumah sakit pada umumnya terbagi menjadi :

1.     UGD / IGD (Unit / Instalasi Gawat Darurat)
UGD / IGD adalah ruangan utama di RS yang memberi pelayanan 24 JAM, dimana kasus-kasus kegawat daruratan selama 24 JAM di tangani di ruangan tsb (misal kecelakaan, serangan jantung mendadak, atau orang yg kesadarannya menurun. Petugas yang berjaga di UGD : Dokter Umum, Perawat bersertifikat ATLS / ACLS (Advance Trauma Life Support dan Advance Cardiac Life Support).UGD / IGD terbagi atas Triase Observasi, Resusitasi, Bedah kecil (misalnya : pengangkatan beling di anggota tubuh pasien yang lukanya dalam).

2.     Intensive Care Unit (ICU)
Pasien yang di rawat di ruangan ini adalah pasien yang kondisi kesadarannya rendah / perlu di observasi secara ketat. Dimana seluruh pasien menggunakan Bedside Monitor / Patient monitor yang tersambung ke Central Monitoring (ICU Nurse Station) sehingga bila terjadi perubahan tanda vital pada pasien, bisa segera dilakukan tindakan, kebanyakan pasien ICU juga menggunakan Ventilator untuk membantu nafas pasien. Perawat di ICU juga sudah terlatih untuk kasus-kasus pasien kritis.

 3.    Intensive Cardiac Care Unit (ICCU)
Ruangan ini hampir sama dengan ICU, hanya ICCU adalah ruangan khusus untuk pasien penyakit jantung. Alat-alat yg tersedia sama dengan ICU.


 4.   PICU / NICU / Perinatologi (Perina)

     PICU / Pediatric Intensive Care Unit adalah ICU untuk anak-anak.
    NICU / Neonatal Intensive Care Unit adalah ICU untuk bayi baru lahir dengan kondisi       lemah, seperti : cacat bawaan (belum terbentuknya organ secara sempurna), gangguan         pernafasan berat (menggunakan ventilator) dan bayi berat bedan rendah.

Perina adalah perawatan bayi yang kondisinya kurang baik seperti paru-paru belum matang (biasanya diberikan Bubble CPAP) dan memerlukan observasi lebih lanjut, namun tingkat perina lebih rendah dari pada PICU

5.      HCU (High Care Unit)
Ruangan ini sama seperti ICU, hanya pasien yg dirawat di HCU kondisinya lebih baik dari pasien ICU (tdk pakai ventilator) namun tetap dgn pengawasan ketat.

6.     Ruang Bersalin / VK (Verlos Kamer)
Ruang Bersalin adalah ruangan yang digunakan untuk persalinan normal.

7.     Ruang Operasi / OK (Operatie Kamer)
Ruang Operasi di rumah sakit biasa di bagi menjadi dua, yaitu ruang operasi major dan minor. Di ruang operasi juga tersedia ruang recovery (pemulihan) dan CSSD (Central Sterile Supply Dept) untuk mensterilkan alat-alat/ instrumen operasi.

8.     Ruang Rawat Inap
Ruang perawatan di RS biasanya dibagi menjadi 5 yaitu, VVIP,VIP,Kelas 1,2,3. Perbedaannya adalah jumlah pasien dalam satu kamar dan fasilitas tambahan, seperti : Di ruang VVIP dan VIP bed pasien elektrik sedangkan kelas 1,2,3 manual (diputar) dan di Ruang VVIP/VIP terdapat sofa untuk penunggu pasien.

9.     Ruang Radiologi
Ruang Radiologi memiliki alat untuk memeriksa bagian dalam anggota organ pasien. Cth radiologi : X-Ray Rontgen, CT-SCAN / MSCT-SCAN, MRI.

10.  Laboratorium
Laboratorium digunakan untuk memeriksa keadaan pasien yang dilalukan dengan pengambilan sampel darah, urin, tinja, sperma dll.

11.   Poli Spesialis
Poli Spesialis merupakan pembagian poli berdasarkan spesialis dokter.

12.   Apotik
Apotik di rumah sakit melayani untuk Rawat Jalan dan Rawat Inap dan mempunyai stok obat yang memadahi


E.  ANALISIS TIPOLOGI BANGUNAN RUMAH SAKIT UMUM PUSAT FATMAWATI

Ø  Sejarah singkat RSUP Fatmawati

Berawal dari gagasan Ibu Fatmawati Soekarno yang saat itu sebagai ibu Negara Republik Indonesia – untuk mendirikan Rumah Sakit Tuberkulose bagi anak – anak, baik untuk perawatan maupun tindakan rehabilitasinya. Maka pada tanggal 30 Oktober 1953 Ibu Fatmawati menggalang dana sebagai modal pertama pendirian Yayasan Ibu Soekarno untuk pembangunan rumah sakit tersebut.

Melalui Yayasan Ibu Soekarno dan bantuan dari berbagai pihak antara lain Departemen Kesehatan, Yayasan Dana Bantuan Departemen Sosial Republik Indonesia, dan lain – lainnya; pembangunan gedung Rumah Sakit TBC Anak – anak dimulai dengan peletakan batu pertama pada tanggal 2 Oktober 1954 oleh Ibu Fatmawati Soekarno.

Pada tanggal 12 Desember 1958 Yayasan Ibu Soekarno menyerahkan proses pembangunan rumah sakit kepada Departemen Kesehatan R.I, dengan persetujuan dari Yayasan Dana Bantuan Departemen Sosial R.I. pada tanggal 9 September 1959.

Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kesehatan R.I, tanggal 12 April 1961 fungsi rumah sakit berubah menjadi rumah sakit umum. Penyelenggaraan, pembiayaan dan pemeliharaan rumah sakit dilaksanakan oleh dan dengan anggaran Departemen Kesehatan R.I. Keputusan ini mulai berlaku tanggal 15 April 1961, dan selanjutnya ditetapkan sebagai Hari Jadi Rumah Sakit. Atas usulan Dr. R. Soehasim selaku Direktur kepada Ibu Fatmawati Soekarno, maka pada tanggal 23 Mei 1967 Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin meresmikan perubahan nama RSU Ibu Soekarno menjadi R.S. Fatmawati sekaligus pemberian nama Jalan R.S. Fatmawati.


Ø  LOKASI



Berada di alamat Jl. RS Fatmawati, Cilandak Barat, Cilandak, RT.4/RW.9, Cilandak Bar. Cilandak, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12430.
Lokasi tersebut dinilai strategis karena berada di daerah padat aktivitas dan memiliki mobilitas yang baik untuk mencapai ke lokasi tersebut.

Ø  FASILITAS RUMAH SAKIT

a)      INSTALASI GAWAT DARURAT
Jenis perawatan :
- Gawat Darurat Umum
- Gawat Darurat Kebidanan
- Gawat Darurat Nuklir
- Kamar Operasi Cito
- Ruang Boarding
- Unit Luka Bakar
- Ruang Isolasi
- Radiologi
- Depo Farmasi
- Laboratorium
- Pelayanan Ambulans dan Sistem Pelayanan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT) 118

b)      KLINIK AMARYLIS
Klinik amarylis menangani jenis gangguan jiwa

c)       PELAYANAN MEDICAL CHECKUP
Terdapat di gedung bougenville, jenis perawatan :
- Pemeriksaan Kesehatan Calon Pegawai Sederhana
- Pemeriksaan Kesehatan Calon Pegawai
- Pemeriksaan Kesehatan Dasar
- Pemeriksaan Kesehatan Standar
- Pemeriksaan Kesehatan Lengkap
- Pemeriksaan Kesehatan Eksekutif
- Pembuatan Surat Keterangan Sehat
- Pembuatan Surat Keterangan Sehat Rohani
- Pembuatan Surat Keterangan Bebas Narkoba

d)      PELAYANAN SENTRA VAKSINASI UMROH
RSUP Fatmawati melayani vaksinasi Meningitis untuk umroh

e)      KLINIK WIJAYA KUSUMA
Pelayanan yang ada di Klinik Wijaya Kusuma :
     1.    VCT / PITC
Terkait konseling dan test HIV, konseling keluarga, konseling pasangan, konseling pra ARV, konseling kepatuhan ARV.
     2.    Management Medis infeksi HIV
Terkait penanganan medis terhadap infeksi opportunistik (IO), pemberian ARV
Konsultasi pada spesialis terkait IO.
     3.    Management Non Medis infeksi HIV
Terkait dampak psikologis pada klien yang baru terdiagnosa sebagai ODHA.
Dilibatkannya KDS Wijaya Kusuma (Kelompok Dukungan Sebaya Wijaya Kusuma) yang menempati ruangan tersendiri di klinik Wijaya Kusuma.
4.    Monitoring dan evaluasi ARV
Effek samping ARV, subtitusi ARV, switch ARV dan Kepatuhan ARV.
5.    Penelitian (Research)

f)       KLINIK TUMBUH KEMBANG
Penanganan multi disiplin gangguan tumbuh kembang, yaitu :
-Dokter Spesialis Anak.
-Dokter Spesialis Rehabilitasi Medik.
-Dokter Spesialis Neurologi.
-Dokter Spesialis THT.
-Dokter Spesialis Kandungan (Perinatologi).
-Dokter Spesialis Orthopaedi.
-Dokter Spesialis Psikiatri.
-Psikologi.
-Ahli Gizi.
-Terapi Okupasi.
-Terapi Wicara.
-Fisioterapi.

g)      RAWAT JALAN EKSEKUTIF
Pelayanan Rawat Eksekutif Griya Husada merupakan pelayanan kesehatan yang bersifat komprehensif :
-Pelayanan kuratif dan rehabilitatif.
-Bedah Umum.
-Bedah Digestif.
-Bedah Tumor.
-Bedah Urologi.
-Bedah Plastik.
-Bedah Orthopaedi dan Trauma.
-Bedah Saraf.
-Bedah Thorak.
-Bedah Vaskuler.

h)      PELAYANAN HEMODIALISA
Difasilitasi 20 unit mesin cuci darah, yang ditangani dokter spesialis dan perawat yang terlatih serta bersertifikat, pelayanan Hemodialisa di RSUP Fatmawati mampu melayani 40 pasien per-hari yang dibagi dalam 2 (dua) shift, yaitu pagi dan sore. Pelayanan hemodialisa di RSUP Fatmawati juga menerima pasien dengan cara bayar jaminan, seperti peserta Askes, Jamkesda, KJS dan jaminan lainnya.

i)        PELAYANAN UNIT TRANSFUSI DARAH
Unit Transfusi Darah Rumah Sakit (UTDRS) RSUP Fatmawati merupakan UTDRS percontohan di Indonesia, yang memberikan pelayanan meliputi :
-Pemeriksaan golongan darah dan crossmatch.
-Aftap secara manual dan aferesis.
-Screening infeksi menular lewat transfusi darah.
-Mengolah darah menjadi komponen.

j)        PELAYANAN RAWAT INAP
Meliputi pelayanan :
-Kamar Bersalin (VK)
-R. Perawatan Ibu
-Perawatan Bayi (Perinatologi)
-Perawatan Bedah
-Perawatan Penyakit Dalam
-Perawatan Jantung/ Saraf
-Stroke Center
-Perawatan Bedah Orthopaedi dan Bedah Umum (klas II dan I)
-Perawatan Rehab Medis (klas Khusus, Klas I, dan klas III)
-Perawatan Kelas VIP
-High Care Unit

k)      PELAYANAN ORTHOPEDI DAN PELAYANAN REHABILITASI MEDIK
Pelayanan Orthopaedi : Orthopaedi adalah salah satu unggulan yang dimiliki RSUP Fatmawati, bahkan identik dengan rumah sakit tulang atau rehabilitasi orthopaedi. Adapun Bedah Orthopaedi meliputi :
-Trauma
-Hip dan Onkologi
-Hand Microsurgery
-Paediatric
-Knee & Sport Injury
-Spine
-Hip
-Microsurgery,Shoulder
-Foot & Ankle

Rehabilitasi medik sudah Ada sejak Awal Berdirinya RSUP Fatmawati. Adapun Rehabilitasi Medis meliputi:
-Pediatric Rehabilitation ( Klinik Tumbuh Kembang, Klinik Feeding, Klinik Kelainan Kaki Anak)
-Geriatric Rehabilitation
-Cardio Respiratory Rehabilitation
-Neuromuscular Rehabilitation (Spinal Cord Injury ( SCI) Rehabilitation, Stroke Rehab, Klinik Incotinence, Klinik Disfagia, Trauma Brain Injury (TBI) Rehabilitation
-Muskuloskeletal Rehabilitation (Hands Rehab, Spine Rehab, Klinik Myofascia, Klinik Shoulder & Elbow Rehabilitation)

l)        PELAYANAN PATOLOGI (LAB)
Pelayanan Patologi ( Laboratorium ) meliputi:

Lantai 1 : Patologi Klinik
-Pemeriksaan Hematologi
-Pemeriksaan Kimia Klinik
-Pemeriksaan Imunoserologi
-Pemeriksaan Mikrobiologi Klinik
-Pemeriksaan Cairan Tubuh
-Pemeriksaan Biologi Molekuler

Lantai 2 : Patologi Anatomi
-Sitologi Pap Smear
-Sitologi Cairan
-Biopsi Jarum Halus
-Histologi
-Potong Beku
-Mikrofoto
-Histokimia
-Immunopatologi

m)    PELAYANAN DIAGNOSTIK KHUSUS
Meliputi pelayanan:
-Konsultasi Bone Mass Densitometri / Osteoporosis dan tindakan FNAB Thyroid untuk deteksi thyroid
- Pelayanan Gastroenterologi Hepatologi (ERCP, Pelayanan Fibroscan, Gastroscopy, colonoscopy diagnostik dan terapi)
- Tindakan ESWL (Extracorporeal Shock Wave Litotripti (pecah batu ginjal dan saluran kemih tanpa operasi )
- Tindakan Broncoscophy ( Endoskopi saluran nafas bawah)
- Trans Thoracal Biopsy (TTB) untuk deteksi kelaianan paru lewat thorax (dada)
- Tindakan Urodynamic untuk deteksi gangguan kandung kemih

n)      PELAYANAN RADIOLOGI
Meliputi pelayanan :
-Ultrasonografi (USG)
whole Abdomen
toraks
brain

-CT Scan
whole Abdomen
toraks
brain

-Konvensional Radiologi
panoramic
mammografi
kontras / Non Kontras
dental X-Ray

o)      PELAYANAN RAWAT JALAN UMUM

Ø  DENAH



Ø  TAMPAK BANGUNAN



Ø  SUMBER
- www.gomarketingstrategic.com › Teori dan strategi

- https://id.wikipedia.org/wiki/Rumah_sakit